Selasa, 08 Juli 2008

server side scripting

Server Side Scripting adalah teknologi web dimana script (program) dijalankan terlebih dahulu di web server untuk menentukan isi dari suatu halaman web yang bisa dilihat oleh pengunjung. Pemakaian utama dari teknologi ini adalah untuk memanipulasi halaman web berdasarkan suatu database atau data-data lain yang ada di web server secara dinamis. Hasil dari proses ini disebut Dynamic Content.

Isi dari sebuah file HTML akan selalu tetap sampai pemiliknya memutuskan untuk mengubahnya. Karena itu, pengunjung yang melihat file HTML ini akan selalu melihat isi yang sama. Content yang seperti ini disebut Static Content. Static Content cenderung boring. Untuk mengakali ini, static content bisa diedit dari waktu ke waktu secara manual. Proses ini juga boring, kalau nggak capek. Kita perlu server side scripting.

Server side scripting tidak hanya bisa memproses dynamic HTML, tapi juga dynamic image, css, javascript. Dan bukan hanya masalah halaman web, tapi juga kemampuan lain seperti mengirim email, berinteraksi dengan situs lain (untuk ngecek update dari situs tersebut misalnya). Dan salah satu yang terpenting, memungkinkan user untuk me-manage suatu database di server melalui web browser. Semuanya ini menjadi landasan utama pemakain Blog Engine untuk me-manage blog kita secara dinamis dan efisien.

server web

Web server adalah software yang memberikan layanan web. Web server menggunakan protokol yang disebut dengan HTTP (HyperText Transfer Protocol). Anda mempunyai banyak pilihan di dunia open source, tergantung pada keperluan Anda. Dalam tulisan ini akan kita bahas salah satu web server yang sangat terkenal dan menjadi standar de facto setiap distribusi Linux, yaitu Apache. Apache adalah nama web server yang dibuat berbasiskan kode sumber dan ide-ide yang ada pada web server leluhurnya, yaitu web server NCSA. Sesuai namanya, web server NCSA dibuat oleh National Center for Supercomputing Applications.

Selasa, 01 Juli 2008

e-business component


e-business encompasses

  1. e-commerce : kegiatan menjual barang dan jasa melalui internet. seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, sperti customer service, produk yang tersedia,cara pembayaran, jaminan produk yang dijual, cara promosi dan sebagainya. seluruh definisi pada dasarnya memiliki kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli, penjual, barang, jasa dan informasi) subyek dan obyek yang terlibat, serta media yang digunakan (dalam hal ini adalah internet).
  2. business to business : merupakan e-commerce yang berisi antara dua prusahaan (entiti bisnis). transaksi antar perusahaan biasanya dilakukan berulang-ulang dan dalam ukuran yang besar
  3. business to consumer : istilah lain dari e-shopping mall. dimana setiap pembelanjaan menggunakan media internet.
  4. costumer relatinship management: strategi bissnis yang hasinya diharapkan akan mengoptimalkan tingkat keuntungan pendapatan dan kepuasan pelanggan. hal ini dilakukan dengan cara mengorganisasikan segmen-segmen pelanggan, mengarahkan organisasi agar berorientasi kepada pemuasan pelanggan dan mengimplementasikan proses bisnis yang berfokus kepada pelanggan.
  5. supply chain management : perancangan desain dan kontrol arus material dan informasi sepanjang rantai pasokan dengan tujuan kepuasan konsumen sekarang dan di masa depan.
  6. supply chain planning
  7. business intelligence : suatu cara sistem informasi untuk mengumpulkan dan menganalisa informasi untuk membuat keputusan.
  8. knowledge management : sistem perangkat lunak yang membantu user untuk melakukan pengumpulan, pengorganisasian, pengaturan, dan berbagi tentang jenis informasi yang berkaitan dengan suatu pekerjaan.
  9. collaboration technologies
  10. available to promise
  11. EDI dan E-mail were precursors

Senin, 30 Juni 2008

introducing of me

aloooooooooooooo
anyone who see meeee
it's me Udin
do you recognize me ??????
it's summer holiday
were you wanna to be